BERITA SULBAR

Begini Cara Kapolsek Baras Polres Mamuju Utara Tangkal Paham Radikalisme

PASANGKAYU – Untuk memberi rasa aman dan tentram kepada warganya maka sudah selayaknya seorang pelayan masyarakat harus selalu berada ditengah-tengah warganya untuk memberikan himbauan agar rasa aman dan tentram tersebut selalu terjaga.

Hal inilah yang dilakukan oleh Polsek Baras Polres Mamuju Utara di Desa Lilimori Kec. Bulutaba Kab. Pasangkayu saat berada ditengah-tengah warganya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolsek Baras Akp Rigan Hadi Nagara S.IK, Kanit Binmas Polsek Baras Ipda Amir, Kanit Reskrim Aipda Ridwan Syam, Bktm Desa Lilimori Brigpol Palasahwan SH, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda dan Tokoh Masyarakat Desa Lilimori serta Personil Polsek Baras lainnya, Sabtu Pagi (02 Nopember 2019).

Pertemuan dengan masyarakat dikemas dalam bincang dan sharing yang dilaksanakan dalam rangka menunjukkan keseriusan polri khususnya polsek Baras Polres Mamuju Utara dalam menyikapi paham radikalisme yang berkembang saat ini dan terbungkus dengan agama yang akhirnya merugikan warga masyarakat sendiri.

Pada kesempatan tersebut, Akp Rigan Hadi Nagara S.Ik selaku penanggung jawab keamanan dipolsek Baras yang menaungi 3 kecamatan yakni Kec.Baras, Kec.Bulu Taba dan Kec. Lariang mengingatkan dan menekankan bahwa  telah saksikan bersama dimedia sosial bahwa paham radikalisme telah berkembang di tengah-tengah masyarakat dan dibungkus atas nama agama yang perlu kita antisipasi bersama.

“Olehnya itu, apabila ada orang ataupun sekelompok yang memberikan pernyataan-pernyataan menyimpang dari kebiasaan atau yang kita pahami bersama maka zebaiknya jangan diikuti atau melaporkan hal tersebut kepada pihak yang berwajib untuk dipantau lebih lanjut” pesannya.

“Jangan sampai awalnya kita terperdaya mengatas namakan agama namun diakhir akan menyengsarakan dan menyimpang karena paham radikalisme dan terorisme merupakan salah satu ancaman yang dapat memecah belah NKRI. Siapa saja dapat terpengaruh paham radikal, tidak hanya golongan tertentu saja, melainkan pengaruhnya tidak memandang umur, pekerjaan dan status sosial termasuk TNI dan Polri” tambahnya.

Melalui pertemuan yang dikemas dalam bincang dan sharing ini diharapkan mampu memperkuat semangat nasionalisme dalam mendeteksi dini, menangkal dan mencegah paham radikalisme di tengah-tengah masyarakat Kab.Pasangkayu.

Selanjutnya dilanjutkan dengan proses tanya jawab oleh tokoh agama, pemuda dan masyarakat untuk ketentraman wilayah hukum polsek baras polres mamuju utara.

Sumber: humaspolresmatra

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close